<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kajian Umum: Hakikat Perayaan Maulid Nabi</title>
	<atom:link href="http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/</link>
	<description>Membela Agama dengan Ilmu dan Hujjah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jan 2012 11:13:12 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: mochrosi</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-3/#comment-1914</link>
		<dc:creator>mochrosi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 20:27:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1914</guid>
		<description>lebih bagus komentar si kuya itu jangan di masukkan tak ada artinya dan menuh-menuhi blok ini tak ada manfaatnya, sebabnya tak nyambung sama sekali, sebab orang seperti itu sudah ketutup hatinya yang didahulukan hanya celaan  dan hawa nafsumya saja, kecuali ada bantahan dalil dari alqur&#039;an dan hadhis.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lebih bagus komentar si kuya itu jangan di masukkan tak ada artinya dan menuh-menuhi blok ini tak ada manfaatnya, sebabnya tak nyambung sama sekali, sebab orang seperti itu sudah ketutup hatinya yang didahulukan hanya celaan  dan hawa nafsumya saja, kecuali ada bantahan dalil dari alqur&#8217;an dan hadhis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: JORESH</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-3/#comment-1858</link>
		<dc:creator>JORESH</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 02:25:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1858</guid>
		<description>Sejelek-jelek bekal menuju akherat adalah permusuhan dengan sesamanya.

Abu Musa r.a berkata, &quot;Mereka (para sahabat) bertanya, Wahai Rasulallah, Islam manakah yang lebih utama?&#039; Beliau menjawab, &#039;Orang yang orang-orang islam lainnya selamat dari lidah dan tangannya.&quot;

Perdebatan dalam agama akan menjadikan kerasnya hati dan menimbulkan rasa dendam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sejelek-jelek bekal menuju akherat adalah permusuhan dengan sesamanya.</p>
<p>Abu Musa r.a berkata, &#8220;Mereka (para sahabat) bertanya, Wahai Rasulallah, Islam manakah yang lebih utama?&#8217; Beliau menjawab, &#8216;Orang yang orang-orang islam lainnya selamat dari lidah dan tangannya.&#8221;</p>
<p>Perdebatan dalam agama akan menjadikan kerasnya hati dan menimbulkan rasa dendam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Muhammad Naufal Zaki</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-3/#comment-1853</link>
		<dc:creator>Abu Muhammad Naufal Zaki</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 15:38:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1853</guid>
		<description>AHlus Sunnah meninggikan derajat mannusia dengan gelar-gelar yang baik dan dalam berdebat memberikan nama yg jelas. . .
Abu Bakar, Umar, Ustman, Ali dan seluruh sahabat sangat mencintai Nabi Muhammad bahkan yg paling sempurna cintanya adalah mereka, namun sekalipun mereka tidak merayakan Maulid. . . Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafii, Imam AHmad bin Hambal, Imam Bukhori, Muslim dan lain-lain imam begitu cinta kepada Nabi dengan menjadi penjaga sunnah-sunnah beliau sekalipun tdiak pernah merayakan Maulid Nabi tetapi yang ada di lisan mereka adalah QOlallaohu Ta&#039;ala wa Qola Nabi wa QOla Sahabat. . . inilah cara mencintai Nabi dengan mencintai sunnah-sunnahnya yg shohih. . .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AHlus Sunnah meninggikan derajat mannusia dengan gelar-gelar yang baik dan dalam berdebat memberikan nama yg jelas. . .<br />
Abu Bakar, Umar, Ustman, Ali dan seluruh sahabat sangat mencintai Nabi Muhammad bahkan yg paling sempurna cintanya adalah mereka, namun sekalipun mereka tidak merayakan Maulid. . . Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafii, Imam AHmad bin Hambal, Imam Bukhori, Muslim dan lain-lain imam begitu cinta kepada Nabi dengan menjadi penjaga sunnah-sunnah beliau sekalipun tdiak pernah merayakan Maulid Nabi tetapi yang ada di lisan mereka adalah QOlallaohu Ta&#8217;ala wa Qola Nabi wa QOla Sahabat. . . inilah cara mencintai Nabi dengan mencintai sunnah-sunnahnya yg shohih. . .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Khonsa</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-3/#comment-1831</link>
		<dc:creator>Abu Khonsa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 11:12:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1831</guid>
		<description>istilah wahabi itu dari Belanda , dulu para kyai di bayar belanda untuk membenci Imam Bonjol , karena Imam Bonjol belajar Agama dari Syaikh Muhammad Ibn Abdul Wahab, alangkah jeleknya orang itu yang mengatakan Wahabi karena itu wahab itu nama Allah Azzawajalla, yang di plintir oleh orang Ajam Penjajah Inggris dan Belanda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>istilah wahabi itu dari Belanda , dulu para kyai di bayar belanda untuk membenci Imam Bonjol , karena Imam Bonjol belajar Agama dari Syaikh Muhammad Ibn Abdul Wahab, alangkah jeleknya orang itu yang mengatakan Wahabi karena itu wahab itu nama Allah Azzawajalla, yang di plintir oleh orang Ajam Penjajah Inggris dan Belanda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ibnu Abi Irfan</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-2/#comment-1824</link>
		<dc:creator>Ibnu Abi Irfan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 15:16:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1824</guid>
		<description>@ arek jowo: na&#039;am</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ arek jowo: na&#8217;am</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kuya</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-2/#comment-1816</link>
		<dc:creator>kuya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 12:18:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1816</guid>
		<description>kebiasaan wahabi hanya memenggal ayat2,,hadist dan ucapan ulama2 agar sesuai dengan hawa nafsu mereka..hanya orang yang dibutakan hatinya yang mau mengikuti ajaran ini......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kebiasaan wahabi hanya memenggal ayat2,,hadist dan ucapan ulama2 agar sesuai dengan hawa nafsu mereka..hanya orang yang dibutakan hatinya yang mau mengikuti ajaran ini&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kuya</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-2/#comment-1815</link>
		<dc:creator>kuya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 12:17:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1815</guid>
		<description>antara wabahi dan generasi salaf bagaikan surga ama neraka ckckckkkkk,,ngaku salaf,,tapi yang diamalkan salah..........jadinya pada ngaco pengikutnya kaya yang ada di blog ini....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>antara wabahi dan generasi salaf bagaikan surga ama neraka ckckckkkkk,,ngaku salaf,,tapi yang diamalkan salah&#8230;&#8230;&#8230;.jadinya pada ngaco pengikutnya kaya yang ada di blog ini&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: putu</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-2/#comment-1768</link>
		<dc:creator>putu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 05:29:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1768</guid>
		<description>sabar mas kuya...saya DAHULU juga penggemar perayaan maulid Nabi seperti anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sabar mas kuya&#8230;saya DAHULU juga penggemar perayaan maulid Nabi seperti anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kuya</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-2/#comment-1737</link>
		<dc:creator>kuya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 14:41:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1737</guid>
		<description>maling teriak maling..ciri khas wahabi ckckkkkkkk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maling teriak maling..ciri khas wahabi ckckkkkkkk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arek Jowo</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kajian-maulid.html/comment-page-2/#comment-1731</link>
		<dc:creator>Arek Jowo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 11:42:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=638#comment-1731</guid>
		<description>Ikhwan, orang seperti kuya itu gak usah dilayani, karena dia termasuk golongan yang diangkat pena-nya, habis-habisin waktu aja, gak usah dikasih lembut, karena nurut ana orang kayak kuya kelembutan tdk bermanfaat baginya. Dia mengaku-nagku megikuti ulama seperti syafi&#039;i, abul hasan, nawawi dll, padahal gak ngerti bagaimana aqidah dan agama ulama tersebut? Orang yang ngerti tentang ulama tersebut, niscaya akan paham bahwa antara kuya dengan mereka sejauh langit dan bumi, baik dalam aqidah dan akhlak. Bukan hanya pengakuan belaka bung, yang penting kenyataannya!! Paham kuya? Awas loo, kalau berani menuduh dusta lagi, gue doain langsung mati lu. Mau gak?!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ikhwan, orang seperti kuya itu gak usah dilayani, karena dia termasuk golongan yang diangkat pena-nya, habis-habisin waktu aja, gak usah dikasih lembut, karena nurut ana orang kayak kuya kelembutan tdk bermanfaat baginya. Dia mengaku-nagku megikuti ulama seperti syafi&#8217;i, abul hasan, nawawi dll, padahal gak ngerti bagaimana aqidah dan agama ulama tersebut? Orang yang ngerti tentang ulama tersebut, niscaya akan paham bahwa antara kuya dengan mereka sejauh langit dan bumi, baik dalam aqidah dan akhlak. Bukan hanya pengakuan belaka bung, yang penting kenyataannya!! Paham kuya? Awas loo, kalau berani menuduh dusta lagi, gue doain langsung mati lu. Mau gak?!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

