<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perselisihan Adalah Rahmat? Yang Benar Saja!</title>
	<atom:link href="http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/</link>
	<description>Membela Agama dengan Ilmu dan Hujjah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jan 2012 11:13:12 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Billi</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-2588</link>
		<dc:creator>Billi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2011 09:15:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-2588</guid>
		<description>Mas untung, mudah-mudahan Anda masih untung di akhirat nanti, mohon jangan bawa-bawa paham demokrasi-isme menjadi agama baru, menjadi pandangan hidupmu kalo Anda seorang muslim! dan bersyahadat!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas untung, mudah-mudahan Anda masih untung di akhirat nanti, mohon jangan bawa-bawa paham demokrasi-isme menjadi agama baru, menjadi pandangan hidupmu kalo Anda seorang muslim! dan bersyahadat!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ahmad</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-1852</link>
		<dc:creator>ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 07:12:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-1852</guid>
		<description>mas slamet untung....kok berani ya dengan tegas menentang Allah dan Rasulnya, masih muslimkah...?
pada thread yang lain kalo komen ga beda jauh spt itu.
SubhanAllah....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas slamet untung&#8230;.kok berani ya dengan tegas menentang Allah dan Rasulnya, masih muslimkah&#8230;?<br />
pada thread yang lain kalo komen ga beda jauh spt itu.<br />
SubhanAllah&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ahmad muhajir</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-1783</link>
		<dc:creator>ahmad muhajir</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 14:04:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-1783</guid>
		<description>jazakallah  ustad hujjah yang ilmiah,, semoga allah memudahkan antum dalam menyebarkan dakwah tauhid,,, ustad pernah ngisi dauroh di balikpapan kah???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jazakallah  ustad hujjah yang ilmiah,, semoga allah memudahkan antum dalam menyebarkan dakwah tauhid,,, ustad pernah ngisi dauroh di balikpapan kah???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Taufiq</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-922</link>
		<dc:creator>Taufiq</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 10:31:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-922</guid>
		<description>@Akhi Slamet Untung,
Ingin mengomentari : &quot;different is not conflict&quot;.
Ini sepertinya dalam tataran teori. Dalam tataran praktek ternyata sangat jauh.
Beberapa hari yang lalu, ada contoh menarik dalam hal ini, yaitu tentang perbedaan masalah hukum cadar. Yang saya maksud adalah perbedaan antara cadar bagian dari Islam (hukumnya: wajib/sunnah), dan cadar bagian dari tradisi (bukan bagian Islam).
Saat pemerintah Perancis ingin melarang penggunaan cadar di tempat umum, apa yang disampaikan oleh orang yang meyakini bahwa cadar bukan bagian Islam? Seorang Imam di Perancis justeru mendukung pemerintah, dan disampaikan di media. Dimana letak toleransi terhadap perbedaan pendapat? Bukankah dengan cara seperti itu, imam tersebut jusetru memojokkan saudara-saudaranya sendiri, yang seharusnya mereka bantu? Baca &lt;a href=&quot;http://www.telegraph.co.uk/expat/expatnews/7053101/Paris-imam-backs-Frances-burqa-ban.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; beritanya. &lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Akhi Slamet Untung,<br />
Ingin mengomentari : &#8220;different is not conflict&#8221;.<br />
Ini sepertinya dalam tataran teori. Dalam tataran praktek ternyata sangat jauh.<br />
Beberapa hari yang lalu, ada contoh menarik dalam hal ini, yaitu tentang perbedaan masalah hukum cadar. Yang saya maksud adalah perbedaan antara cadar bagian dari Islam (hukumnya: wajib/sunnah), dan cadar bagian dari tradisi (bukan bagian Islam).<br />
Saat pemerintah Perancis ingin melarang penggunaan cadar di tempat umum, apa yang disampaikan oleh orang yang meyakini bahwa cadar bukan bagian Islam? Seorang Imam di Perancis justeru mendukung pemerintah, dan disampaikan di media. Dimana letak toleransi terhadap perbedaan pendapat? Bukankah dengan cara seperti itu, imam tersebut jusetru memojokkan saudara-saudaranya sendiri, yang seharusnya mereka bantu? Baca <a href="http://www.telegraph.co.uk/expat/expatnews/7053101/Paris-imam-backs-Frances-burqa-ban.html" rel="nofollow"> beritanya. </a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu ubaidah</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-794</link>
		<dc:creator>abu ubaidah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 23:17:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-794</guid>
		<description>Akhi Slamet Untung, smg Allah mengampuni anda.
1. Subhanallah, saudara mengatakan hal itu tdk penting?! Bukankah kalau ucpn di atas dinisbatkan kepd Nabi berarti dosa yang snagat besar?! Manakah kecemburunmu untuk membela hadits Nabi dari kedustaan.
2. Perbedaan adalah sebuah keniscayaan, ini benar dan itupun kami tegaskan dlm artikel bahwa perselisihan adalh sesuatu yang tidak bisa dielakkan, namun bukan berarti kita berpangku tangan dan menyerah, karena perbedaan adalah dilarang dlam Islam. Bukankah Islam melarang dosa tapi dosa adalah keniscayaan?! Jadi Allah menjadikan perselisihan tetapi Dia tidk meridhoinya, sebagaimana misalnya Allah menciptakan Syetan, Neraka, orang kafir dll tetapi Allah tidk meridhoinya.
Janganlah anda mencampur adukkan masalah. apalagi mengatakan bahwa yang melarang ikhtilaf adalah orang yang berpemikiran ciut, karena sesunguhnya yang melarang adalah Al-Qur&#039;an, hadits dan para ulama juga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akhi Slamet Untung, smg Allah mengampuni anda.<br />
1. Subhanallah, saudara mengatakan hal itu tdk penting?! Bukankah kalau ucpn di atas dinisbatkan kepd Nabi berarti dosa yang snagat besar?! Manakah kecemburunmu untuk membela hadits Nabi dari kedustaan.<br />
2. Perbedaan adalah sebuah keniscayaan, ini benar dan itupun kami tegaskan dlm artikel bahwa perselisihan adalh sesuatu yang tidak bisa dielakkan, namun bukan berarti kita berpangku tangan dan menyerah, karena perbedaan adalah dilarang dlam Islam. Bukankah Islam melarang dosa tapi dosa adalah keniscayaan?! Jadi Allah menjadikan perselisihan tetapi Dia tidk meridhoinya, sebagaimana misalnya Allah menciptakan Syetan, Neraka, orang kafir dll tetapi Allah tidk meridhoinya.<br />
Janganlah anda mencampur adukkan masalah. apalagi mengatakan bahwa yang melarang ikhtilaf adalah orang yang berpemikiran ciut, karena sesunguhnya yang melarang adalah Al-Qur&#8217;an, hadits dan para ulama juga.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: slamet untung</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-778</link>
		<dc:creator>slamet untung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 11:57:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-778</guid>
		<description>bagi saya, ada atau tidak ada hadis yang diperdebatkan di sini, tidaklah penting. sebab, perbedaan adalah sebuah keniscayaan. orang yang bilang bahwa islam melarang ikhtilaf adalah orang yang berpikiran ciut.

perbedaan tidak harus berarti pertentangan. different is not conflict. putih dan hitam memang berbeda, tp tdk mesti bertentangan, kan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagi saya, ada atau tidak ada hadis yang diperdebatkan di sini, tidaklah penting. sebab, perbedaan adalah sebuah keniscayaan. orang yang bilang bahwa islam melarang ikhtilaf adalah orang yang berpikiran ciut.</p>
<p>perbedaan tidak harus berarti pertentangan. different is not conflict. putih dan hitam memang berbeda, tp tdk mesti bertentangan, kan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wira Bin Widya Akhiarto</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-762</link>
		<dc:creator>Wira Bin Widya Akhiarto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 14:23:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-762</guid>
		<description>setuju tom , kalo memang benar , bawakan saja.. ya toh..
jazakallahu khairan Abu Yusuf...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju tom , kalo memang benar , bawakan saja.. ya toh..<br />
jazakallahu khairan Abu Yusuf&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: roel</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-751</link>
		<dc:creator>roel</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 01:34:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-751</guid>
		<description>untuk tomi...akh terimakasih atas nasehatnya....saya tidak bermaksud menertawakan lo...afwan jika ada yang tersinggung...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk tomi&#8230;akh terimakasih atas nasehatnya&#8230;.saya tidak bermaksud menertawakan lo&#8230;afwan jika ada yang tersinggung&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tommi</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-737</link>
		<dc:creator>Tommi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 07:39:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-737</guid>
		<description>Untuk akhi roel : Afwan jiddan akhi. Jgn bisanya hanya menertawakan pendapat org. Kita sama2 belajar disini, klo antum fair dan punya pendapat lain, cobalah bawakan sanad dan takhrijnya kemari dan tafsirannya bagaimana, ayo kita sama2 simak...oke, kita sama2 penuntut ilmu kok disini. Kalo antum mau membantah artikel ustadz abu ubaidah, maka bantahlah dengan ilmiah, jgn dgn emosi. Jgn tersinggung ya akhi. Ana cuma mau fair aja kok.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk akhi roel : Afwan jiddan akhi. Jgn bisanya hanya menertawakan pendapat org. Kita sama2 belajar disini, klo antum fair dan punya pendapat lain, cobalah bawakan sanad dan takhrijnya kemari dan tafsirannya bagaimana, ayo kita sama2 simak&#8230;oke, kita sama2 penuntut ilmu kok disini. Kalo antum mau membantah artikel ustadz abu ubaidah, maka bantahlah dengan ilmiah, jgn dgn emosi. Jgn tersinggung ya akhi. Ana cuma mau fair aja kok.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: roel</title>
		<link>http://abiubaidah.com/kritik-perselisihan-rahmat.html/comment-page-1/#comment-735</link>
		<dc:creator>roel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 03:46:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?p=469#comment-735</guid>
		<description>tulisanrusnali: trus gini sdr Roel…kl dl kaidah bhs indonesia cakupan kata “perselisihan” diatas berarti “luas” kan?bg anda yg mnganggap itu rahmah sy mo konfirmasi, berarti perselisihan antara Abu Bakar RA dg Musailamah al kadzdzab adalah rahmat?

UNtuk rusnali: saya ketawa membacanya...ya tentu saja hadist itu tidak bisa ditafsirkan seperti itu

rupanya antum harus lebih banyak belajar begitu juga saya...afwan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisanrusnali: trus gini sdr Roel…kl dl kaidah bhs indonesia cakupan kata “perselisihan” diatas berarti “luas” kan?bg anda yg mnganggap itu rahmah sy mo konfirmasi, berarti perselisihan antara Abu Bakar RA dg Musailamah al kadzdzab adalah rahmat?</p>
<p>UNtuk rusnali: saya ketawa membacanya&#8230;ya tentu saja hadist itu tidak bisa ditafsirkan seperti itu</p>
<p>rupanya antum harus lebih banyak belajar begitu juga saya&#8230;afwan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

