<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Seputar Tauhid</title>
	<atom:link href="http://abiubaidah.com/tanya-aqidah/tauhid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abiubaidah.com</link>
	<description>Membela Agama dengan Ilmu dan Hujjah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 15:16:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Yusuf Abu Ubaidah</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-aqidah/tauhid/comment-page-1/#comment-1414</link>
		<dc:creator>Yusuf Abu Ubaidah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 14:24:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=538#comment-1414</guid>
		<description>Akhi Mohammad Yusuf, Tabarruk (ngalap berkah) itu ada dua macam:
1. Tabarruk masyru&#039; (disyari&#039;atkan) yaitu ngalap berkah dengan hal-hal yang dijadikan syari&#039;at sebagai sebab keberkahan seperti Al-Qur&#039;an, zam zam dan lain-lain.  Maka ini disyari&#039;atkan dengan cara yang sesuai dengan tuntunan Nabi.
2. Tabarruk mamnu&#039; (terlarang) yaitu ngalap berkah dengan hal-hal yang tidak dijadikan syari&#039;at sebagai sebab keberkahan seperti ngalap berkah dengan kuburan, batu ajaib dll. Maka ini terlarang. Wallahu A&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akhi Mohammad Yusuf, Tabarruk (ngalap berkah) itu ada dua macam:<br />
1. Tabarruk masyru&#8217; (disyari&#8217;atkan) yaitu ngalap berkah dengan hal-hal yang dijadikan syari&#8217;at sebagai sebab keberkahan seperti Al-Qur&#8217;an, zam zam dan lain-lain.  Maka ini disyari&#8217;atkan dengan cara yang sesuai dengan tuntunan Nabi.<br />
2. Tabarruk mamnu&#8217; (terlarang) yaitu ngalap berkah dengan hal-hal yang tidak dijadikan syari&#8217;at sebagai sebab keberkahan seperti ngalap berkah dengan kuburan, batu ajaib dll. Maka ini terlarang. Wallahu A&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MOHAMMAD YUSUF</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-aqidah/tauhid/comment-page-1/#comment-1405</link>
		<dc:creator>MOHAMMAD YUSUF</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 02:57:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=538#comment-1405</guid>
		<description>soal tabaruk, banyak ulama yg. menganjurkan tabaruk dan wasilah, dengan dasar perbuatan nabi, juga tawashul dg. merujuk pada asbabunnuzul surat al-baqoroh 92. bagaimana menurut ustadz</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>soal tabaruk, banyak ulama yg. menganjurkan tabaruk dan wasilah, dengan dasar perbuatan nabi, juga tawashul dg. merujuk pada asbabunnuzul surat al-baqoroh 92. bagaimana menurut ustadz</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hasan</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-aqidah/tauhid/comment-page-1/#comment-820</link>
		<dc:creator>hasan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 07:26:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=538#comment-820</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaikum

Maaf Ustadz, saya ingin bertanya.

Misalnya ada seseorang kafir di tengah hutan, ingin masuk Islam, tapi dia tidak bisa bersyahadat dengan bahasa arab dengan sempurna. 
akhirnya dia ucapkan syahadat semampunya ditambah kalimat-kalimat lain yang dia mampu, tetapi Makna dan tujuannya sama dengan 2 kalimat Syahadat. dan disaat mengucapkannya pun dia tidak tahu apakah yang Diucapkannya itu bisa menjadikannya dia masuk Islam atau tidak.
pertanyaan:
1.Apakah Syahadatnya sah? dan apakah dia sudah menjadi Muslim?
2.Apakah Syahadatnya harus diulang kalau nanti dia sudah bisa mengucap 2 kalimat Syahadat dengan benar ?
3.Apakah wajib baginya untuk belajar tentang keimanan sampai tuntas tanpa ditunda-tunda kegiatan lain seperti bekerja, belajar yang lain, menghibur diri, dan sebagainya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaikum</p>
<p>Maaf Ustadz, saya ingin bertanya.</p>
<p>Misalnya ada seseorang kafir di tengah hutan, ingin masuk Islam, tapi dia tidak bisa bersyahadat dengan bahasa arab dengan sempurna.<br />
akhirnya dia ucapkan syahadat semampunya ditambah kalimat-kalimat lain yang dia mampu, tetapi Makna dan tujuannya sama dengan 2 kalimat Syahadat. dan disaat mengucapkannya pun dia tidak tahu apakah yang Diucapkannya itu bisa menjadikannya dia masuk Islam atau tidak.<br />
pertanyaan:<br />
1.Apakah Syahadatnya sah? dan apakah dia sudah menjadi Muslim?<br />
2.Apakah Syahadatnya harus diulang kalau nanti dia sudah bisa mengucap 2 kalimat Syahadat dengan benar ?<br />
3.Apakah wajib baginya untuk belajar tentang keimanan sampai tuntas tanpa ditunda-tunda kegiatan lain seperti bekerja, belajar yang lain, menghibur diri, dan sebagainya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
