<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tanya Umum</title>
	<atom:link href="http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abiubaidah.com</link>
	<description>Membela Agama dengan Ilmu dan Hujjah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 15:16:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Ibnu Abi Irfan</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1758</link>
		<dc:creator>Ibnu Abi Irfan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 16:25:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1758</guid>
		<description>kapan yah artikel terbaru diterbitkan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kapan yah artikel terbaru diterbitkan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Mujahid Ibnu Amiruddin Al-Nganjuky</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1755</link>
		<dc:creator>Abu Mujahid Ibnu Amiruddin Al-Nganjuky</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 13:42:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1755</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaykum...
afwan, boleh minta no hp ustadz abu ubaidah as-sidawy???
jazakallohu khoiron...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaykum&#8230;<br />
afwan, boleh minta no hp ustadz abu ubaidah as-sidawy???<br />
jazakallohu khoiron&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu elhan</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1486</link>
		<dc:creator>abu elhan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 10:54:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1486</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum..

Ustd mohon pencerahan mengenai benar/salahnya atau baik/buruknya dengan adanya siaran di radio yang mengekspose (mensyiarkan) orang yg sedang berdo&#039;a sambil menangis terisak-isak, atau orang yang sedang membaca al-qur&#039;an sambil menagis 

Secara pribadi ana kok kurang sreg dengan siaran yang mensyiarkan do&#039;a dan bacaan al-qur&#039;an dengan diiringi tangisan terisak-isak...terkesan adanya riya yg dikelola oleh pihak radio yang menyiarkannya.

Wassalamu&#039;alaikum..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum..</p>
<p>Ustd mohon pencerahan mengenai benar/salahnya atau baik/buruknya dengan adanya siaran di radio yang mengekspose (mensyiarkan) orang yg sedang berdo&#8217;a sambil menangis terisak-isak, atau orang yang sedang membaca al-qur&#8217;an sambil menagis </p>
<p>Secara pribadi ana kok kurang sreg dengan siaran yang mensyiarkan do&#8217;a dan bacaan al-qur&#8217;an dengan diiringi tangisan terisak-isak&#8230;terkesan adanya riya yg dikelola oleh pihak radio yang menyiarkannya.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dadang suherman</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1461</link>
		<dc:creator>dadang suherman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 03:28:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1461</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum ustd ana mau tanya bagaimana jika dalam bertransaksi utang piutang tidak ada saksi dari kedua belah pihak dan ada orang yang berhutang tatapi dia tidak mau membayar hutang bagaimana hukumnya? Syukron ustad baarokallohu fykum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum ustd ana mau tanya bagaimana jika dalam bertransaksi utang piutang tidak ada saksi dari kedua belah pihak dan ada orang yang berhutang tatapi dia tidak mau membayar hutang bagaimana hukumnya? Syukron ustad baarokallohu fykum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hamba Alloh</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1417</link>
		<dc:creator>hamba Alloh</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 00:11:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1417</guid>
		<description>Assalamualaykum ust.,ust,ana adalah pegawai di persh.dimana kami adalah orang2 yang fakir ilmu,bos kami adalah orang yg begitu semangat dlm mendakwahkan salaf ini,kami jg giat menyumbang panti2 asuhan dll.Yang mengganjal dalam benak kami sbg karyawan,dulu kami dijanjikan bahwa gaji kami akan dinaikkan bertahap,tp sdh hampi 3 thn ini blm ada kenaikan,mohan pencerahannya lebih utama mana menaikkan gaji karyawan yg kami  anngap pas2an dg menyumbang ke panti2 asuhan,yg jumlahnya lumayan besar buat ukuran kami pegawai kecil ini,syukron ust,mohon jawaban tlg di email ke email ana......jazakumulloh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaykum ust.,ust,ana adalah pegawai di persh.dimana kami adalah orang2 yang fakir ilmu,bos kami adalah orang yg begitu semangat dlm mendakwahkan salaf ini,kami jg giat menyumbang panti2 asuhan dll.Yang mengganjal dalam benak kami sbg karyawan,dulu kami dijanjikan bahwa gaji kami akan dinaikkan bertahap,tp sdh hampi 3 thn ini blm ada kenaikan,mohan pencerahannya lebih utama mana menaikkan gaji karyawan yg kami  anngap pas2an dg menyumbang ke panti2 asuhan,yg jumlahnya lumayan besar buat ukuran kami pegawai kecil ini,syukron ust,mohon jawaban tlg di email ke email ana&#8230;&#8230;jazakumulloh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yusuf Abu Ubaidah</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1413</link>
		<dc:creator>Yusuf Abu Ubaidah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 14:20:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1413</guid>
		<description>Wassalamu alaikum. Akhi Arif, sebenarnya yang sesuai sunnah adalah mayit itu segera untuk dikubur, adapun mengundur-ngundur lama seperti itu menyelisihi sunnah. Dan pembacaan Al-Qur&#039;an untuk mayit juga tidak ada sunnahnya dari Nabi, maka hendaknya ditinggalkan. Wallahu A&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wassalamu alaikum. Akhi Arif, sebenarnya yang sesuai sunnah adalah mayit itu segera untuk dikubur, adapun mengundur-ngundur lama seperti itu menyelisihi sunnah. Dan pembacaan Al-Qur&#8217;an untuk mayit juga tidak ada sunnahnya dari Nabi, maka hendaknya ditinggalkan. Wallahu A&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arief</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1402</link>
		<dc:creator>arief</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 01:41:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1402</guid>
		<description>assalamu’alaikum ustadz., saya orang yg baru mengenal pemahaman salaf ingin bertanya tentang mayat stlh dimandikan ,dikafani dan tinggal menunggu penguburan krn kuburan masih digali atau menunggu keluarga yg perlu ditunggu , ini waktunya cukup lama dan biasanya disekeliling mayat oleh orang-2 yg takziah membacakan al&#039;quran atau surat yasin.... nah ini ustad apakah betul atau  salah sesuai sunnah. sukron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu’alaikum ustadz., saya orang yg baru mengenal pemahaman salaf ingin bertanya tentang mayat stlh dimandikan ,dikafani dan tinggal menunggu penguburan krn kuburan masih digali atau menunggu keluarga yg perlu ditunggu , ini waktunya cukup lama dan biasanya disekeliling mayat oleh orang-2 yg takziah membacakan al&#8217;quran atau surat yasin&#8230;. nah ini ustad apakah betul atau  salah sesuai sunnah. sukron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nur</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1367</link>
		<dc:creator>Nur</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 03:45:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1367</guid>
		<description>Assalamu alaikum wr.wb
Saya menikah dan punya 2 orang anak. setelah usia pernikahan 7 thn kami berpisah krn berbagai macam masalah.  setelah 5 bln mantan suami mengajak saya nikah lg dengan pertimbangan anak2 masih kecil. setelah sy fikir saya pun menerima ajakan untuk nikah kembali. Saya mau tanya : Sah atau tidak pernikahan tanpa wali dan tanpa saksi dari kedua belah pihak..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu alaikum wr.wb<br />
Saya menikah dan punya 2 orang anak. setelah usia pernikahan 7 thn kami berpisah krn berbagai macam masalah.  setelah 5 bln mantan suami mengajak saya nikah lg dengan pertimbangan anak2 masih kecil. setelah sy fikir saya pun menerima ajakan untuk nikah kembali. Saya mau tanya : Sah atau tidak pernikahan tanpa wali dan tanpa saksi dari kedua belah pihak..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Admin</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1250</link>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 12:03:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1250</guid>
		<description>@ Abu Abdillah

Maaf, untuk email -dengan pertimbangan tertentu- kami tidak bisa memberikannya kepada setiap orang.

(admin)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Abu Abdillah</p>
<p>Maaf, untuk email -dengan pertimbangan tertentu- kami tidak bisa memberikannya kepada setiap orang.</p>
<p>(admin)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu 'Abdillah</title>
		<link>http://abiubaidah.com/tanya-fiqh/comment-page-2/#comment-1249</link>
		<dc:creator>Abu 'Abdillah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 11:57:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abiubaidah.com/?page_id=350#comment-1249</guid>
		<description>Bismillaahirrahmaanirraahiim,
As-Salaamu&#039;alaykum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

Ustadz, mohon share informasinya utk bisa belajar di Markaz Syaikh &#039;Utsaimin.

Boleh ana minta alamat email ustadz.
Jazaakallaahu khairan 

Wassalaamu&#039;alaykum
Abu &#039;Abdillah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillaahirrahmaanirraahiim,<br />
As-Salaamu&#8217;alaykum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.</p>
<p>Ustadz, mohon share informasinya utk bisa belajar di Markaz Syaikh &#8216;Utsaimin.</p>
<p>Boleh ana minta alamat email ustadz.<br />
Jazaakallaahu khairan </p>
<p>Wassalaamu&#8217;alaykum<br />
Abu &#8216;Abdillah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
