Metode Syar’i Didalam Menasihati Penguasa

metode syari dalam menasehati penguasa

Metode Syar’i Didalam Menasihati Penguasa Sesungguhnya kehidupan masyarakat manusia tidak akan tegak kecuali dengan pemimpin dan rakyatnya. Masing-masing dari kedua kelompok ini memiliki hak dan kewajiban. Ketika dua hal (hak dan kewajiban masing-masing) ini diketahui dan dilaksanakan dengan baik maka kehidupan akan aman dan stabil. Akan tetapi, ketika dua hal ini tidak diketahui dan tidak dilaksanakan dengan baik maka akan berkuranglah keamanan dan kestabilan. Dan termasuk kesempurnaan syari’at Islam ialah bahwa syari’at Islam tidak mengabaikan hal itu sedikit pun. Di antara kewajiban rakyat atas pemimpin adalah menasihati pemimpin dan meluruskan…

Baca Selengkapnya...

Kiat-Kiat Menghadapi Fitnah

kiat kiat menghadapi fitnah

Kiat-Kiat Menghadapi Fitnah Bertubi-tubi fitnah datang menghampiri umat manusia sehingga menjadikan kaum muslimin sekarang dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Adakah solusi dari semua ini?! Apakah kiat-kiat yang semestinya dilakukan oleh seorang muslim untuk menghadapi fitnah tersebut?! Jawaban pertanyaan ini dari dua segi:  Secara global, solusi semua itu adalah dengan kembali kepada agama Islam dan mengamalkan ajaran-ajarannya.  Syaikh Abdur Rahman bin Nashir as-Sa’di berkata di awal risalahnya yang berjudul “Ad-Diin Ash-Shohih Yahullu Jami’a Al-Masyakil” (Agama Yang Benar Merupakan Solusi Segala Problematika): “Inilah sebuah risalah yang berkaitan dengan agama Islam yang menunjukkan…

Baca Selengkapnya...

Islam Agama Kasih Sayang Bukan Ekstremis dan Teroris

islam agama kasih sayang bukan ekstremis dan teroris

Islam Agama Kasih Sayang Bukan Ekstremis dan Teroris إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ…

Baca Selengkapnya...

Misteri Kematian Nabi Khidhr

misteri kematian nabi khidhr

 Misteri Kematian Nabi Khidhr Dalam dunia Sufi, sosok Khidhr[1]‘Alaihissalam adalah sosok manusia yang sangat ajaib. Dia hidup kekal nan abadi, memiliki ilmu syari’at dan ilmu laduni, beridentitas wali bukan Nabi. Yang paling unik dari klaim mereka adalah Khidhr ‘Alaihissalam dapat bertemu dengan para wali untuk mengajarkan ilmu-ilmu hakikat dan mengikat perjanjian dengan para penganut setia Sufi. Oleh karenanya tak aneh bila kita mendapati dongeng-dongeng para tokoh Sufi seperti Ibnu A’robi[2] dan asy-Sya’roni[3] yang bercerita bahwa mereka bertemu dengan Khidhr ‘Alaihissalam. Walhasil, sosok Khidhr ‘Alaihissalam seakan menjadi sebuah khurofat mirip seperti…

Baca Selengkapnya...

Jangan Salah Ketika Ngalap Berkah

jangan salah ketika ngalap berkah

Jangan Salah Ketika Ngalap Berkah  Judul kitab : At-Tabarruk Anwa’uhu wa Ahkamuhu Penulis    : Dr. Nashir bin Abdurrahman bin Muhammad al-Juda’i Penerbit   : Maktabah ar-Rusyd, KSA Cetakan    : cetakan keenam, tahun 1428 H Tebal      : 599 halaman “Saya pernah mendengar penuturan salah seorang kawan saya sendiri, dan kisah ini adalah kisah yang ia alami secara langsung. Kawan saya ini berasal dari salah satu pondok pesantren di Kota Jombang Jawa Timur. Pada suatu hari ia diajak oleh bibinya untuk berkunjung ke daerah Nganjuk—Jawa Timur—guna mengunjungi seorang wali. Setibanya di rumah wali itu,…

Baca Selengkapnya...