Dua Pertanyaan Penting Saat Berdialog Dengan Ahli Bid’ah

Dua Pertanyaan Penting Saat Berdialog Dengan Ahli Bid’ah _Yusuf Abu Ubaidah As Sidawi_ Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa ahlul bid’ah senantiasa ‘berjuang’ dengan penuh kegigihan membela dan mengibarkan bendera bid’ah, sehingga bid’ah menyebar di mana-mana. Jangan heran bila mereka begitu berani memaksakan dalil demi hawa nafsunya atau menisbatkan hadits yang tidak ada asalnya. Bagaimana sikap kita dalam menghadapi syubhat mereka?! *Pertama*: Bertanya Tentang Dalilnya Syaikh Abdurrohman bin Yahya al-Mu’allimi berkata: “Tidak ada perselisihan pendapat bahwa agama yang benar (Islam) adalah yang datang dari Allah dan disampaikan oleh Rasulullah. Maka kita tanyakan…

Baca Selengkapnya...

TAHNIK UNTUK BAYI APAKAH KHUSUS UNTUK NABI SAJA?

TAHNIK UNTUK BAYI APAKAH KHUSUS UNTUK NABI SAJA? Yusuf Abu Ubaidah As Sidawi Apabila bayi telah dilahirkan, maka disunnahkan untuk mentahniknya, serta mendo’akannya dengan barokah. Tahnik yaitu mengunyahkan kurma hingga halus kemudian memasukkannya ke mulut bayi. Banyak hadits yang mendasari hal ini, di antaranya: عَنْ أَبِيْ مُوْسَى قَالَ : ثُمَّ وُلِدَ لِيْ غُلاَمٌ, فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِيَّ n فَسَمَّاهُ إبرَاهِيْمَ, فَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ, وَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ, وَدَفَعَهُ إِلَيَّ وَكَانَ أَكْبَرَ وَلَدِ أَبِيْ مُوْسَى Dari Abu Musa Al-Asy’ari berkata, “Telah lahir seorang anak bayiku kemudian aku membawanya kepada Rasulullah n/, maka beliau memberinya…

Baca Selengkapnya...

JANDA BOLEH NIKAH TANPA WALI?

JANDA BOLEH NIKAH TANPA WALI? _Yusuf Abu Ubaidah As Sidawi_ Ketahuilah wahai saudaraku -semoga Allah menambahkan ilmu bagimu- bahwa tidak boleh wanita menikah tanpa wali, hadits-hadits tentang masalah ini telah shahih dari riwayat Aisyah, Abu Musa al-Asy’ari, Abu Hurairah dan Ibnu Abbas. عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : أَيُّمَا امْرَأَةٍ نَكَحَتْ بِغَيْرِ إِذْنِ وَلِيِّهَا فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ بَاطِلٌ بَاطِلٌ فَإِنِ اشْتَجَرُوْا فَالسُّلْطَانُ وَلِيُّ مَنْ لاَ وَلِيَّ لَهُ Dari Aisyah berkata: Rasulullah bersabda: “Seorang wanita yang menikah tanpa izin walinya maka pernikahannya adalah batiil, batil, batil. Dan apabila mereka bersengketa…

Baca Selengkapnya...

Jagalah Kemurnian Aqidah Salaf Dengan Menjauhi Perdebatan

Jagalah Kemurnian Aqidah Salaf Dengan Menjauhi Perdebatan Diantara alasan kokohnya aqidah para salaf adalah mereka merasa sangat yakin dengan aqidah salaf dan menjauhi perdebatan. Ahlus Sunnah wal Jama’ah memiliki keyakinan yang sangat kuat terhadap agama dan aqidah mereka sehingga tidak butuh menawarkannya pada pendapat dan logika orang lain. Lain halnya dengan ahli bid’ah, mereka berpindah-pindah dari suatu keyakinan menuju keyakinan lainnya karena mereka selalu dibayangi oleh keraguan dan kerancuan. Allah berfirman: وَلَمَّا ضُرِبَ ٱبۡنُ مَرۡيَمَ مَثَلًا إِذَا قَوۡمُكَ مِنۡهُ يَصِدُّونَ ٥ Dan tatkala putra Maryam (Isa) dijadikan perumpamaan tiba-tiba kaummu…

Baca Selengkapnya...

Rambut Peninggalan Rasulullah, Benarkah?

Rambut Peninggalan Rasulullah, Benarkah? Abu Ubaidah As Sidawi Lagi viral tentang seorang yang mengaku mendapat amanah tuk membawa sehelai rambut peninggalan Rasulullah yg bersertifikat. Banyak orang tefitnah & terkagum sehingga berebut untuk mencium dan ngalap berkah darinya. Berikut ini penjelasan singkat tentang masalah tersebut agar kita tidak termasuk korban hoaks tersebut. 1. Pembagian Peninggalan Nabi Syeikh Abdul Muhsin Al-‘Abbad menjelaskan: “Peninggalan Rasulullah terbagi menjadi tiga: 1. Peninggalan beliau berupa hadits dan sunnah. Ini wajib dijaga. 2. Peninggalan beliau berupa tempat. Ini jika shahih, maka diambil seperti masjid Nabawi, masjid Quba…

Baca Selengkapnya...