FIQIH BANJIR Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi Bencana demi bencana menimpa negeri ini secara bertubi-tubi; tanah longsor, tsunami, kebakaran, gunung meletus, dan yang lagi marak sekarang ini adalah bencana banjir yang akhir-akhir ini banyak menyerang beberapa kota dan dosa. Tentu saja, sebagai seorang muslim kita harus yakin bahwa di balik bencana tersebut terkandung hikmah bagi kita semuanya, di antaranya agar kita semua intorpeksi diri dan berbenah diri, bertaubat dan bersimpuh di hadapan Allah. Sungguh, termasuk kesalahan yang amat fatal jika kita hanya menyakini seperti kebanyakan orang bahwa bencana banjir dan…
Baca Selengkapnya...TAUBAT BANGSA, SOLUSI BENCANA
TAUBAT BANGSA, SOLUSI BENCANA Abu Ubaidah As Sidawi Banyak orang menilai bahwa bencana wabah yang melanda saat ini hanyalah bencana alam biasa yang tidak ada kaitannya dengan dosa manusia. Berbagai upaya, strategi, teknologi dan tim ditempuh guna menanggulanginya. Adakah yang mau berpikir: Adakah hal ini peringatan dari Allah kepada kita semua untuk bertaubat dan memperbaiki diri? Ya, boleh-boleh saja kita mengambil langkah-langkah untuk antisipasi wabah dengan praturan ini, aturan ini, sosialiasi ini itu, lockdwon, PSBB, Social Distancing, Stay at home, masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, menghindari jabat tangan dan…
Baca Selengkapnya...Hukum Mengeluarkan Zakat Untuk Korban Bencana
Hukum Mengeluarkan Zakat Untuk Korban Bencana Abu Ubaidah As Sidawi Boleh memberikan zakat kepada korban bencana jika mereka menjadi fakir miskin dan berhutang. Hal ini dikuatkan oleh riwayat Muslim 1044 bahwa Nabi bersabda: يَا قَبِيصَةُ إِنَّ الْمَسْأَلَةَ لاَ تَحِلُّ إِلاَّ لأَحَدِ ثَلاَثَةٍ …وَرَجُلٍ أَصَابَتْهُ جَائِحَةٌ اجْتَاحَتْ مَالَهُ فَحَلَّتْ لَهُ الْمَسْأَلَةُ حَتَّى يُصِيبَ قِوَامًا مِنْ عَيْشٍ – أَوْ قَالَ سِدَادًا مِنْ عَيْشٍ – Wahai Qobishoh, sesungguhnya meminta-minta itu tidak halal kecuali bagi salah satu dari tiga golongan, diantaranya adalah seorang yang terkena musibah yang menghilangkan hartanya, maka boleh baginya meminta-minta sehingga…
Baca Selengkapnya...NASEHAT TERBUKA UNTUK PEGIAT KEMANUSIAAN
NASEHAT TERBUKA UNTUK PEGIAT KEMANUSIAN Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi Menjadi pegiat kemanusiaan untuk membantu korban bencana dan orang yang membutuhkan termasuk amalan ibadah yang sangat mulia. Rosulullah bersabda: مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ “Barang siapa yang membantu menghilangkan kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Alloh akan menghilangkan kesusahan darinya besok di hari kiamat.” (HR. Muslim (2699) Maka berbahagialah anda jika menjadi pegiat kemanusiaan, karena anda telah melakukan ibadah mulia. Hanya ada beberapa pesan dan nasehat yang ingin kutitipkan…
Baca Selengkapnya...Kisruh Gara-Gara Berebut Dunia
Kisruh Gara-Gara Berebut Dunia Al Hafizh Ibnu Asakir meriwayatkan dalam Tarikh nya bahwasanya Ahmad bin Ammar al Asadi mengatakan: “Suatu saat kami pernah keluar bersama salah satu guru yang shalih untuk mengantarkan jenazah bersama kawan kawan beliau. Di tengah jalan, beliau melihat beberapa anjing yang bermain bersama dengan akrabnya, lalu beliau mengatakan: Perhatikanlah anjing-anjing ini. Alangkah indahnya akhlak mereka antar sesama. Lalu saat kami pulang dari mengantarkan jenazah, ternyata ada bangkai yang di lempar pada kumpulan anjing tadi, sehingga mereka saling menyerang, rebutan dan membunuh antar sesama karena rebutan bangkai.…
Baca Selengkapnya...
